Ajarkan Anak Arti Kegagalan dan Tidak Putus Asa Dengannya

Ajarkan Anak Arti Kegagalan dan Tidak Putus Asa Dengannya

273
0
BERBAGI

Kegagalan dalam kehidupan ini sangat penting untuk kita lalui, agar kita mengetahui bahwa kesuksesan kita sejatinya hanyalah pertolongan ALLAH.

Anak-anak kita pun tanpa terkecuali harus diajarkan arti daripada kegagalan, dan bagaimana kita harus bangkit dan terus bangkit dari setiap kegagalan.

Karena anak yang selalu mendapat prestasi, selalu dituruti kemauannya, dan tidak pernah sekalipun kalah sebelumnya dikhawatirkan ia akan menjadi sangat terpukul dan terpuruk dengan kegagalan pertamanya. Bahkan tidak sedikit akhirnya dari mereka yang mengakhiri hidupnya.

Dan pembahasan ini sejatinya masuk ke dalam pembahasan iman kepada takdir baik dan takdir buruk.

Rasulullah صلى الله عليه وسلم bersabda,

وأن تؤمن بالقدر خيره وشره

“…dan engkau juga beriman dengan takdir baik dan takdir buruk.” [HR. Muslim]

Tanamkan di hati mereka, bahwa tidak setiap yang kita impikan itu bisa terwujud, karena adakalanya takdir ALLAH berkehendak lain, dan ajarkan kepada mereka perasaan ridha dengan ketentuan ALLAH yang semua itu pastilah baik bagi hamba-hamba-NYA.

Disisi lain, pada konteks ini setiap orang tua juga dituntut untuk tidak bermadzhab idealis namun seyogyanya ia harus bersikap realistis. Tidak menekan anak dengan target-target yang tinggi.

Anak harus rangking satu di setiap mapel, ikut bimbel ini dan itu, privat ini dan itu, harus begini dan begitu, yang tidak jarang hal tersebut membuat anak semakin terbebani, stress, dan depresi.

Hati kecil seorang anak hanyalah ingin sesosok orang tua yang menghargai dirinya, memberi semangat ketika dia terjatuh dan selalu memberi arahan, nasihat dan pengertian yang baik ketika ia menyimpang.

Cobalah menjadi orang tua yang merasa bangga anaknya menjadi anak berbakti, berakhlak dan berbudi pekerti, bukan bangga dengan sekedar nilai dan prestasi.

Kecup kening mereka dan katakan, “Nak, bantulah kami dengan berbakti, agar kita bisa masuk surga bersama-sama… nanti.”

Insya ALLAH…