Artikel Keluarga Sakinah

Artikel Keluarga Sakinah

1081
0
BERBAGI

๐Ÿ’Ÿ Keromantisan Cinta Pagi ๐Ÿ’Ÿ

Setelah kelam, membarut cerah pagi.
Bilik pun tampak berseri.
Hening, syahdu.
Romantika waktu pagi.
Menyundut mekar cinta pasutri.

๐Ÿ’• Romantis, Adakah Kau Bersamanya?

Romantis. Satu bisikan yang menggetarkan hati seorang istri. Laksana dandelion yang diterbangkan angin barat, hati sang istri pun terbang terbuai pujian.

Benih – benih cinta bermekaran, senandung lara terlupakan. Dengan satu ucapan ajaib, dari bisikan suami yang romantis.

Namun kenyataan banyak berbeda dengan tulisan. Para istri yang haus akan keromantisan, tidak diimbangi dengan para suami yang handal bergombal.

Dunia ini memang bukan novel romansa, yang alurnya dapat diatur, efeknya dapat distel, dengan hujan bunga melati berwarna merah jambu, duduk diatas bangku kayu di tepian danau, sepasang suami istri.

Hanya saja, sepasang suami istri diharapkan bisa saling membantu, bagaimana suasana keromantisan dalam rumah tangga dapat bersemi.

Dari sinilah, kesadaran setiap pasutri diuji, apakah dirinya mampu menyemai cinta pasangannya dengan tuntunan cahaya Ilahi, atau tidak?.

๐Ÿ’• Romantika Di Waktu Pagi

Demi mewujudkan suasana romantis dalam rumah tangga, berikut kami sarikan petuahnya.

Sengaja kami bingkai keromantisan tersebut di waktu pagi, karena kesegarannya sangat cocok memekarkan bunga cinta, yang sepanjang sore hingga malam masih menguncup karena penatnya kehidupan.

Romantika cinta, dengan ruh syariat di heningnya pagi, berikut uraiannya.

๐Ÿ‚ Tahajud Call

Sepertiga malam terakhir di pagi buta, benih keromantisan itu dimulai. Ketika mata pasangan anda masih sendu terlihat, perasaan iba pun memenuhi ruang hati.

Namun bibit iman yang kuat, mendorong anda untuk membelai lembut dirinya supaya bangun shalat malam bersama anda.

Sedikit percikan air pun tidak mengapa dicipratkan, jika jiwa masih terasa enggan bangun. Semua itu demi terwujudnya keromantisan di dunia dan akhirat.

Rasulullah ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… telah bersabda,

ุฑูŽุญูู…ูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุฑูŽุฌูู„ุงู‹ ู‚ูŽุงู…ูŽ ู…ูู†ูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽูŠู’ู„ู ููŽุตูŽู„ู‘ูŽู‰ ูˆูŽุฃูŽูŠู’ู‚ูŽุธูŽ ุงู…ู’ุฑูŽุฃูŽุชูŽู‡ู ููŽุฅูู†ู’ ุฃูŽุจูŽุชู’ ู†ูŽุถูŽุญูŽ ููู‰ ูˆูŽุฌู’ู‡ูู‡ูŽุง ุงู„ู’ู…ูŽุงุกูŽ ุฑูŽุญูู…ูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุงู…ู’ุฑูŽุฃูŽุฉู‹ ู‚ูŽุงู…ูŽุชู’ ู…ูู†ูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽูŠู’ู„ู ููŽุตูŽู„ู‘ูŽุชู’ ูˆูŽุฃูŽูŠู’ู‚ูŽุธูŽุชู’ ุฒูŽูˆู’ุฌูŽู‡ูŽุง ููŽุฅูู†ู’ ุฃูŽุจูŽู‰ ู†ูŽุถูŽุญูŽุชู’ ููู‰ ูˆูŽุฌู’ู‡ูู‡ู ุงู„ู’ู…ูŽุงุกูŽ

โ€œSemoga Allah merahmati seorang lelaki yang bangun di tengah malam, kemudian shalat dan membangunkan istrinya, jika istrinya enggan maka ia percikkan air ke wajahnya. Dan semoga Allah merahmati seorang wanita yang bangun di tengah malam, kemudian shalat dan membangunkan suaminya, jika suaminya enggan maka ia percikkan air ke wajahnya.โ€

(HR. Abu Dawud no. 1310)

Bentangan jarak pun seakan tidak berlaku lagi di zaman ini. Selagi ada hp yang berfungsi, anda tetap bisa berbisik mesra dengan pasangan anda, membangunkan dirinya di sepertiga malam untuk melaksanakan tahajud. Dengan ini, lengkap sudah nuansa keromantisan rumah tangga anda.

๐Ÿ‚ Intim Dengan Cengkerama

Suasana pagi belum teraduk benih kepenatan. Aktivitas apapun yang ada lakukan di waktu pagi, pasti lebih terasa semangat dan konsentrasinya.

Bagaimana ihwalnya jika anda mulai pagi anda dengan ibadah kemudian bercengkerama ringan dengan pasangan anda?. Tentu akan menambah keintiman anda berdua.

Ibunda kita Aisyah ุฑุถูŠ ุงู„ู„ู‡ ุนู†ู‡ุง pernah berkata,

ูƒูŽุงู†ูŽ ุงู„ู†ู‘ูŽุจููŠู‘ู ุตูŽู„ู‘ูŽู‰ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ูˆูŽุณูŽู„ู‘ูŽู…ูŽ ุฅูุฐูŽุง ุตูŽู„ู‘ูŽู‰ ุฑูŽูƒู’ุนูŽุชูŽูŠู’ ุงู„ู’ููŽุฌู’ุฑู ููŽุฅูู†ู’ ูƒูู†ู’ุชู ู…ูุณู’ุชูŽูŠู’ู‚ูุธูŽุฉู‹ ุญูŽุฏู‘ูŽุซูŽู†ููŠ ูˆูŽุฅูู„ู‘ูŽุง ุงุถู’ุทูŽุฌูŽุนูŽ

โ€œBiasanya Nabi, apabila telah selesai melaksanakan dua rakaat sebelum subuh (di rumah), beliau bercengkerama denganku, itu jika diriku terbangun. Jika tidak, maka beliau merebahkan diri dengan posisi miring (sebelah kanan).โ€

(HR. al-Bukhari no. 1091, 1092 dan Muslim no. 1227)

๐Ÿ‚ Lebih Pagi, Lebih Berkah

Romantis dalam rumah tangga itu, jika susah dan senang ditanggung bersama. Jika ingin senangnya saja tanpa harus bersusah payah itu namanya egois, bukan romantis.

Adakalanya untuk mengepulkan dapur rumah tangga, suami istri harus turun berniaga bersama. Jika demikian halnya, maka mulailah dengan ibadah wajib terlebih dahulu di pagi hari, kemudian bergegas menggelar lapak usaha diiringi dengan doa. Lebih pagi, lebih berkah.

Rasulullah ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… telah bersabda,

ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ูู…ู‘ูŽ ุจูŽุงุฑููƒู’ ู„ูุฃูู…ู‘ูŽุชููŠ ูููŠ ุจููƒููˆุฑูู‡ูŽุง

โ€œYa Allah berkahilah umatku, di waktu pagi mereka.โ€

(HR. Ahmad no. 1320, Abu Dawud no. 2606 dan at-Tirmidzi no. 1212)

Nilai keromantisan pasutri tidak boleh dimonopoli oleh suasana makan malam, dengan cahaya temaram, duduk berhadapan di temani dengan setangkai mawar semata.

Namun romantis yang hakiki ialah manakala setiap pasutri mau menerima kekurangan pasangannya dan melengkapinya, suka duka ditanggung bersama, mencintai apa adanya, dan bersama-sama menggapai keridhaan Rabb mereka.

๐Ÿ‚ Sarapan Keakraban

Masih kenyang!. Tidak enak makan!. Nanti saja!. Adalah beberapa alasan suami yang rumah tangganya kurang harmonis untuk mengelak masakan istri. Padahal bukan cita rasa makanan pada intinya, akan tetapi keharmonisan dan keakraban pasutrilah tujuannya.

Anda istri, buatkanlah sarapan dengan tulus hati bagi suami anda, semaikanlah asa bahwa mudah – mudahan dengan sarapan ini, suamiku dapat mencari rezeki yang halal dengan baik dan semangat.

Anda suami, sempatkanlah untuk sarapan di rumah, makan masakan istri walau hanya sepiring nasi dengan tempe, makanlah dengan wajah gembira, kenyangkan diri anda dengan sarapan keakraban.

Jabir bin Abdillah menceritakan bahwasanya Nabi pernah meminta lauk kepada keluarganya, namun mereka mengatakan, โ€œKita tidak punya apa – apa selain cuka.โ€ Maka beliau pun tetap memintanya, dan memakannya sebagai lauk pauk, sembari berkata, โ€œSelezat – lezatnya lauk itu cuka. Selezat – lezatnya lauk itu cuka.โ€

(HR. Muslim no. 3824)

๐Ÿ‚ Giving Encouragement

Saling memberi motivasi sebelum beraktivitas. Istri memberikan motivasi kepada suami sebelum bekerja. Dan suami memberikan motivasi kepada istri agar semangat mengurus pekerjaan rumah.

al-Imam al-Ghazali berkata, โ€œDemikianlah kebiasaan para wanita salaf, jika suami mereka pergi keluar rumah, maka sang istri akan mengatakan, โ€œBerhati – hatilah dari rezeki yang haram. Sesungguhnya kami masih sabar dalam menahan lapar dan kemiskinan, akan tetapi kami tidak bisa bersabar dengan api neraka.โ€

(Ihya Ulumuddin (2/58))

๐Ÿ‚ Kecupan Penentram

Selain memberikan spirit, kecupan benar – benar menjadi obat penentram pasutri dalam memulai aktivitas. Karena hari yang baik dan optimis, itu dimulai dengan sesuatu yang baik dan menentramkan.

Ibunda Aisyah ุฑุถูŠ ุงู„ู„ู‡ ุนู†ู‡ุง berkata, โ€œHampir – hampir tidak ada satu hari pun kecuali Rasulullah datang menghampiri setiap istrinya, beliau duduk mendekat kepada setiap mereka, mengecup, dan membelai tanpa mencumbu dan bercampur. Hingga akhirnya beliau bermalam di tempat istri yang mendapat giliran.โ€

(Sunan ad-Daruquthniy (3/284))

Mudah – mudahan bermanfaat. ALLAHu aโ€™lam.

โœ๐Ÿป Ust. Abu Ukasyah SB. Arisandi ุญูุธู‡ ุงู„ู„ู‡

Artikel Majalah Shafa edisi 11 Thn. II 1437/2016 Rubrik Keluarga Sakinah hal 21-23.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.