Beri Kesempatan Anak Perempuan Bermain

Beri Kesempatan Anak Perempuan Bermain

224
0
BERBAGI

Ibunda Aisyah radhiallahu ‘anha menuturkan,

كُنْتُ أَلْعَبُ بِالْبَنَاتِ عِنْدَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَكَانَ لِي صَوَاحِبُ يَلْعَبْنَ مَعِي ، فَكَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا دَخَلَ يَتَقَمَّعْنَ مِنْهُ فَيُسَرِّبُهُنَّ إِلَيَّ فَيَلْعَبْنَ مَعِي

“Dahulu aku sering bermain dengan anak-anak perempuan di rumah Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, dan aku juga memiliki para sahabat sepermainanku. Jika Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam masuk ke dalam rumah maka mereka bersembunyi darinya; hingga beliau pun mengajak mereka untuk tetap menghampiriku dan bermain bersama.” (HR. al-Bukhari)

Hadits diatas memiliki faidah yang sangat agung diantaranya :

a. Orang tua hendaknya memberi kesempatan kepada anak-anaknya untuk bermain.

b. Pilihkan anak-anak perempuan teman-teman sebaya yang baik, sopan dan pemalu.

c. Seorang laki-laki yang menikahi wanita remaja hendaknya memahami tabiat remaja yang masih senang bermain, maka berilah kesempatan mereka untuk bermain selama itu mubah.

d. Anak-anak perempuan hendaknya bermain tidak jauh-jauh dari rumah (di dalam rumah lebih bagus), agar orang tua tetap bisa memantau dan mengawasi.