Dalam Mihrab Pinta

Dalam Mihrab Pinta

161
0
BERBAGI

Mayoritas remaja lebih terbuai dengan tema cinta. Mengoleksi novel-novel romansa bernuansakan cinta. Menonton film-film drama bernuansakan cinta.

C.I.N.T.A = CINTA

Menghipnotis kebanyakan remaja, bahkan tanpa terkecuali remaja masjid, santriwan santriwati, dan aktivis dakwah.

Hanya saja remaja-remaja yang terakhir ini lebih tersihir dengan novel-novel dan film-film cinta bernafaskan Islami.

Hari-hari pun mereka penuhi dengan kalimat-kalimat cinta, kalimat-kalimat penyemangat diri sebagai seorang jomblo sampai halal, kampanye anti pacaran, dan semacam ini.

Tapi kalau mau jujur hati mereka masih tetap dipenuhi kalimat-kalimat cinta, cinta lawan jenis.

Obrolan-obrolannya pun tidak jauh dari itu, curhatan-curhatannya di medsos pun berkisar seputaran itu. Cinta, cinta dan cinta. Hanya saja kadang mereka pintar mengelabui dengan balutan-balutan Islami.

Memang tidak dipungkiri bahwa remaja masih menggelora hasrat cintanya, itulah kenapa pembicaraan mereka tidak akan jauh dari hal tersebut.

Maka sungguh remaja yang luar biasa kita katakan, manakala ia mampu mengesampingkan hal tersebut dan mampu fokus dengan cinta kepada ALLAH semata.

Adapun jika ia menikah, maka itu semata-mata untuk menjaga kehormatan dirinya dengan keberkahan cinta yang halal.

Fokus dirinya hanya kehidupan akhirat, membangun keluarga hanya untuk memudahkannya dalam beribadah.

Pantaslah jika remaja yang semisal ini akan mendapat keutamaan dengan naungan ALLAH di akhirat kelak.

Rasulullah telah mengabarkan ada tujuh golongan yang akan mendapat naungan ALLAH di hari kiamat diantaranya,

وَشَابٌّ نَشَأَ فِي عِبَادَةِ رَبِّهِ

“…dan seorang remaja yang tumbuh besar dalam ketaatan ibadah kepada RABBnya…” [HR.al-Bukhari dan Muslim]

Remaja-remaja seperti inilah yang senantiasa meramaikan mihrab dengan isak tangis pinta mereka agar ALLAH mengampuni dosa-dosa mereka dan menjauhkan mereka dari adzab Neraka.