Dampak-dampak buruk perbuatan Maksiat terhadap diri seorang hamba

Dampak-dampak buruk perbuatan Maksiat terhadap diri seorang hamba

726
0
BERBAGI

Maksiat memiliki berbagai dampak yang buruk, tercela, serta membahayakan hati dan badan, di dunia maupun di akhirat, yang jumlahnya tidak diketahui secara pasti kecuali oleh Alloh semata. Di antara dampak kemaksiatan yang dimaksud sebagai berikut :
1.    Terhalang dari ilmu yang haq (benar / lurus). Karena ilmu merupakan cahaya yang dilemparkan ke dalam hati, sementara maksiat akan memadamkan cahaya.
2.    Kehampaan hati yang dirasakan oleh pelaku maksiat, antara dirinya dan Alloh, sama sekali tidak dapat dibanding dengan kelezatan apa pun
3.    Merasa terasing dari orang lain pasti dialami pelaku maksiat, terutama terhadap orang-orang baik di antara mereka
4.    Tidaklah pelaku maksiat melakukan suatu urusan, melainkan dia akan menemui berbagai kesulitan dan jalan buntu dalam menyelesaikannya
5.    Pelaku maksiat akan merasakan kegelapan di dalam hatinya, melemahkan hati dan badannya serta menghalanginya dari ketaatan kepada Allah.
6.    Maksiat memperpendek umur dan menghilangkan keberkahannya selamanya.
7.    Satu maksiat akan mengundang maksiat lainnya, sehingga terasa berat bagi si hamba untuk meninggalkan kemaksiatan.
8.    Maksiat akan melemahkan hati dan secara perlahan akan melemahkan keinginan seorang hamba untuk bertaubat dari maksiat, hingga pada akhirnya keinginan taubat tersebut hilang sama
9.    Orang yang sering berbuat dosa dan maksiat, hatinya tidak lagi (tidak sensitif/peka) merasakan jeleknya perbuatan dosa. Malah berbuat dosa telah menjadi kebiasaan. Dia tidak lagi peduli dengan pandangan manusia dan acuh dengan ucapan mereka. Bahkan ia bangga dengan maksiat yang dilakukannya
10. Memadamkan api kecemburuan dan rasa malu dalam diri seorang hamba, padahal keduanya adalah bahan kehidupan bagi hati.
11. Memasukkan seorang hamba kepada orang yang dilaknat oleh Rosul
12. Pelaku maksiat terhalangi dari doa-doa yang dipanjatkan oleh Rosululloh, dan para malaikat yang memintakan ampunan bagi orang-orang mu’min.
13. Akan dilupakan Allah dan ini adalah malapetaka bagi seorang hamba, seperti dalam surat al Hasyr ayat 19 “dan janganlah kamu seperti orang-orang yang lupa kepada Allah, lalu Allah menjadikan mereka lupa kepada mereka sendiri. mereka Itulah orang-orang yang fasik.”
14. Bila dosa telah menumpuk, hatipun akan tertutup dan mati, hingga ia termasuk orang-orang yang lalai. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman (artinya);“Sekali-kali tidak (demikian), sebenarnya apa yang selalu mereka usahakan itu menutup hati mereka.”(QS. Al-Muthaffifin: 14).
15. Allah menghukumnya dengan cara melemparkan dalam hatinya kengerian dan ketakutan disebakan perbuatan maksiatnya, dikarenakan ketaatan adalah penjagaan Allah.
16. Perbuatan maksiat akan mengkhianati pelakunya ketika ia dalam keadaan susah dan berat, dan khusunya dalam keadaan yang yang sangat di butuhkan maka akan berakhir mengenaskan.

Tim mawaddah center