FAIDAH MENGIKUTI SUNNAH NABI ﷺ

FAIDAH MENGIKUTI SUNNAH NABI ﷺ

805
0
BERBAGI

Imam Al-Auza’i -rahimahullah- berkata: “Kami bergerak bersama Sunnah kemana pun ia bergerak”. Kitab Usulul i’tiqad 1/64.

Imam Asy-Syaatiby -rahimahullah- berkata: “Sesungguhnya dahulu para Sahabat mengikuti sunnah Nabi ﷺ, mereka mendapatkan petunjuknya”. Kitab Al-I’tisham Lisy-syatiby.

Dan ini beberapa faidah dari mengikuti petunjuk Nabi ﷺ serta mengamalkan sunnahnya:

1. Sebagai bukti kecintaan penuh seseorang kepada Nabinya yang mana itu bisa mendatangkan kecintaan Allah kepada hamba tersebut.

2. Mengikuti sunnah Nabi ﷺ mendatangkan rahmat Allah -subhaanahu wa ta’ala-, ampunan-Nya dan ridha-Nya.

3. Mengikuti sunnah Nabi ﷺ adalah bukti seseorang mendapatkan kemenangan, hidayah dan diterimanya taubat.

4. Mengikuti sunnah Nabi ﷺ akan mendatangkan kebahagiaan bagi seseorang, dan kehidupan yang baik di dunia dan di akhirat.

5. Seseorang akan keluar dari hawa nafsu dan menyembah syahwat.

6. Sebagai jaminan keselamatan dan keamanan dari kesalahan karena mengikuti ‘orang yang terjaga dari dosa’ (Nabi Muhammad ﷺ).

7. Selamat dari kritikan, dan aman dari kecaman.

8. Orang yang mengikuti sunnah Nabi ﷺ dari golongan ulama, maka pahalanya akan bertambah banyak sesuai dengan bertambahnya orang yang mengikutinya..

9. Tidaklah orang yang mengikuti sunnah Nabi ﷺ melainkan orang-orang shalih lagi bertakwa yang senantiasa membaca Al-Qur’an dan Hadis Nabi ﷺ dan mereka mengikutinya dan tidak berbuat bid’ah (menambah atau mengurangi) dan tidak pula ikut-ikutan.

10. Mengikuti sunnah Nabi ﷺ akan mewariskan rasa khusyuk, lapang dada dan diterimanya amalan.

11. Orang yang mengikuti sunnah Nabi ﷺ adalah orang yang memiliki hati yang baik, menyembah Allah dengan cahaya dari-Nya dan sesuai petunjuk dari Rasulullah ﷺ.

12. Mengikuti sunnah Nabi ﷺ adalah kebahagiaan di dunia dan keselamatan di hari kiamat.

Kami memohon kepada Allah agar kami dan kalian termasuk dari golongan yang mengikut petunjuk dan sunnah Rasulullah ﷺ dengan mencari dalil-dalilnya, beribadah kepada Allah sesuai ilmu dan hujjah yang benar, bukan karena ikut-ikutan, hawa nafsu dan bukan pula berdasarkan warisan turun temurun dari nenek moyang.