Ketika Mas(ih) Gagap Pergi

Ketika Mas(ih) Gagap Pergi

332
0
BERBAGI

Gagap Teknologi yang biasa diakronim dengan GapTek merupakan istilah yang familiar ditelinga.

Dimana kata gaptek didaulat bagi mereka yang memang buta pengoperasian teknologi dan informasi.

Namun sayang sekali gagap terhadap ilmu agama hampir tidak pernah dipopulerkan, padahal gagap terhadap ilmu agama akibatnya lebih fatal dari sekedar gaptek.

Jika orang gaptek, bisa dengan mudah belajar sendiri, otodidak, membaca buku panduan ataupun tutorial untuk menguasai pemakaian teknologi tertentu, maka lain halnya dengan ilmu agama.

Ilmu agama tidak sembarang bisa kita pelajari sendiri, harus kita belajar menimba ilmu dari seorang ustadz, guru, ulama yang amanah dan memiliki akidah yang selamat.

Karena belajar sendiri dengan menerka-nerka ilmu agama, tanpa didasari pemahaman yang benar, dan keilmuan dasar, bisa melahirkan pemahaman yang keliru, dan pemahaman yang keliru dalam permasalahan agama akibatnya fatal.

Belajarlah ilmu agama dari dasar, berupa perkara-perkara yang wajib diketahui oleh setiap muslim; dari rukun iman, rukun Islam, dan kewajiban, ibadah dan muamalah sehari-hari.

Belajarlah secara sistematis, tidak loncat-loncat, tekun dan istiqamah, prioritaskan pula pembelajaran masalah adab, tata krama, akhlak dan moral muslim sehari-hari.

Jadikanlah belajar ilmu agama sebagai kebutuhan asasi, sebagaimana orang-orang di zaman sekarang menilai memiliki hp sebagai kebutuhan asasi.

Belajarlah untuk menghilangkan kebodohan diri, karena banyaknya penyimpangan, kesalahan dan kekhilafan yang kita lakukan selama ini, semata-mata karena kegagapan kita dalam ilmu agama.

Belajarlah terus, hingga semakin kokoh iman dan agama kita. Dan ketika mas(ih) gagap pergi, ketika itu pula kita bisa merasakan sedikit manisnya iman, yang lebih manis dari gula-gula.

Maka cobalah, dengan mulai sistematis belajar dari sekarang.