Nama Nabi Untuk Anak

Nama Nabi Untuk Anak

33
0
BERBAGI

Rasulullah shallallahu ‘alahi wasallam bersabda,

تَسَمَّوْا بِأَسْمَاءِ الْأَنْبِيَاءِ وَأَحَبُّ الْأَسْمَاءِ إِلَى اللَّهِ عَبْدُ اللَّهِ وَعَبْدُ الرَّحْمَنِ وَأَصْدَقُهَا حَارِثٌ وَهَمَّامٌ وَأَقْبَحُهَا حَرْبٌ وَمُرَّةُ

“Jadikanlah nama-nama Nabi sebagai nama-nama kalian, dan nama yang paling dicintai oleh Allah ialah Abdullah dan Abdurrahman, dan yang paling sesuai ialah Harits dan Hammam, sedang yang paling jelek ialah Harb (perang), Murrah (pahit).” (HR. Abu Dawud)

Hadits diatas memberikan faidah bolehnya bagi kita untuk memberi nama anak-anak kita dengan nama para Nabi. Semisal Adam, Idris, Nuh, Hud, Shalih, Ilyas, Yunus dan seterusnya.

Namun jika kita tinggal di Indonesia yang sudah memiliki tranliterasi baku dalam mengeja bacaan nama-nama Nabi dari bahasa Arab ke bahasa kita, maka pakailah ejaan tersebut. Dan jangan tasyabuh (menyerupai) ejaan orang-orang ahli kitab dalam mengeja nama Nabi mereka.

Semisal Yahya menjadi John, Dawud menjadi David, Isa menjadi Jesus dan seterusnya, karena penamaan tadi mengandung isyarat bahwa orang-orang yang memiliki nama-nama Nabi dengan ejaan barat bukanlah orang muslim, meski tidak semuanya seperti itu.

Maka lebih selamatnya ialah menggunakan ejaan yang sudah biasa kita pakai, dan itu mengisyaratkan kepada nama-nama muslim.