Pilih Games Mendidik

Pilih Games Mendidik

603
0
BERBAGI

Anak memang tidak bisa dipisahkan dari bermain. Sebaik-baik dan sepatuh-patuhnya anak, tentulah tetap ada kecenderungan dalam dirinya untuk bermain.

Berkata Anas bin Malik رضي الله عنه, “Rasulullah صلى الله عليه وسلم adalah sebaik-baik manusia yang berakhlak, suatu hari beliau mengutusku untuk suatu keperluan. Maka aku bergumam, ‘Demi Allah aku akan pergi’. Dalam hati aku pun berazam akan mengerjakan perintah Nabi tersebut.

Hingga aku pun keluar dan melewati anak-anak yang sedang bermain di pasar (maka aku pun berhenti untuk melihat mereka).

Tiba-tiba Rasulullah صلى الله عليه وسلم memegang tengkukku dari belakang, aku pun memandang beliau, sedang beliau tersenyum dan berkata, ‘Wahai Anas, apakah kamu sudah pergi sebagaimana yang aku perintahkan?.’

Maka kujawab, ‘Iya. Saya akan pergi sekarang wahai Rasulullah.'” [HR. Muslim]

Inilah Anas bin Malik, seorang anak yang tidak diragukan lagi keshalihan dan ketaatannya kepada Nabi. Namun demikianlah, anak tetaplah anak, yang jiwa mereka cenderung untuk menyenangi permainan.

Oleh karenannya, sebagai orang tua kita wajib memfasilitasi permainan mereka, tentu dengan permainan-permainan yang bermanfaat dan mendidik.

Pilihlah jenis permainan yang akan melatih ketangkasan mereka, seperti bola, lompat tali, bulu tangkis, sepeda, sepatu roda, outbound dan semacamnya.

Pilih permainan yang melatih kerjasama tim semisal gobak sodor, voli, sepak bola, tarik tambang dan semacamnya.

Pilih juga jenis permainan yang meningkatkan kecerdasan dan mengasah otak semisal lego, maze, plastisin, bongkar pasang, origami dan semacamnya.

Jangan memilihkan permainan yang bisa memunculkan sifat egoisme dan anti sosial, seperti game-game PC atau android yang membuat kecanduan dan lupa diri.

Jangan memilihkan permainan yang berdampak negatif bagi akhlak dan moral mereka.

Sebagai orang tua kita harus selektif dalam memfasilitasi anak bermain, jadikan waktu bermain mereka sebagai sarana bagi mereka untuk menjaga kesehatan, melatih ketangkasan, ketajaman berpikir dan kerjasama.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.