“QIYAM RAMADHAN PASUTRI”

“QIYAM RAMADHAN PASUTRI”

199
0
BERBAGI

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

مَنْ قَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

“Barangsiapa yang menghidupkan malam Ramadhan dengan shalat, atas dasar iman dan mengharap pahala dari Allah, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni.” ( Hr. An Nasa’i)

Qiyamul lail, atau shalat malam, sungguh seutama-utamanya amalan. Jika amalan ini di bulan selain Ramadhan sangat dianjurkan, maka terlebih lagi di bulan Ramadhan.
Sebagai pasangan suami istri yang baik, maka sudah seyogyanya bagi mereka untuk saling tolong menolong dalam melaksanakan amalan ini. Bangunlah kira-kira satu jam sebelum sahur, untuk melaksanakan qiyamullail. Bangunkan juga pasangan kita untuk melaksanakannya. Karena itulah ciri pasangan yang dirahmati Allah azza wa jalla,

رَحِمَ اللَّهُ رَجُلًا قَامَ مِنْ اللَّيْلِ فَصَلَّى وَأَيْقَظَ امْرَأَتَهُ فَإِنْ أَبَتْ نَضَحَ فِي وَجْهِهَا الْمَاءَ رَحِمَ اللَّهُ امْرَأَةً قَامَتْ مِنْ اللَّيْلِ فَصَلَّتْ وَأَيْقَظَتْ زَوْجَهَا فَإِنْ أَبَى نَضَحَتْ فِي وَجْهِهِ الْمَاءَ

“Semoga Allah merahmati seorang lelaki, ia bangun di malam hari untuk shalat, dan membangunkan serta istrinya, jika ia enggan maka ia cipratkan sepercik air ke wajahnya. Dan semoga Allah merahmati seorang wanita, ia bangun di malam hari untuk shalat, dan membangunkan serta suaminya, jika ia enggan maka ia cipratkan sepercik air di wajahnya.” (HR. Abu Daud)

Dengan mengamalkan ini, maka benar-benar keluarga kita menjadi keluarga yang penuh berkah.