Tips Melamar Bagi Pemuda Pas-Pasan

Tips Melamar Bagi Pemuda Pas-Pasan

162
0
BERBAGI

Para pemuda begitu khawatir dan ketakutan untuk menikah, khawatir tidak akan mampu membiayai persiapan pernikahan, membiayai resepsi, membeli mahar, apalagi untuk menafkahi setelahnya.

Yang membuat takut dan khawatir sebenarnya adalah adat setempat, bukan syariat.Syariat sangat memudahkan seorang untuk menikah, tidak banyak aturan dan persyaratan, cukup memenuhi rukun nikah; adanya wali, dua orang saksi adil, ijab qabul, pasangan yang menikah, dan mahar.Mahar pun tidak mesti mahal.

Namun adat mengubah semua itu menjadi sangat berat; besarnya uang panai, seserahan, tukar cincin, resepsi wajib menyewa gedung, makanan mewah, tukang rias pengantin, acara ini dan itu.Pernikahan yang asalnya mudah, menjadi sangat berat bagi pemuda pas-pasan.

Solusi dalam hal ini adalah seorang pemuda harus mempertebal ketakwaannya kepada Allah, berilmu, dan memilih wanita dari keluarga yang bertakwa dan berilmu pula, dan sangat kuat dalam menjunjung hukum-hukum syariat.

Pilihlah calon istri berdasarkan agamanya, pilihlah wanita yang sekufu (sepadan dari status sosial) dengan Anda, jika perlu memilih yang di bawah kita dari segi ekonomi, lebih utama memilih wanita-wanita desa yang belum tercemari pergaulan kota.

Pilih wanita yang keluarganya mau menerima Anda apa adanya, cara mengetahuinya ialah dengan Anda mengetahui gaya hidup keseharian dari keluarga tadi.

Jangan terlalu idealis dalam memilih kecantikan wanita, karena setiap wanita pasti memiliki kelebihan dan kekurangan.Yang cantik belum tentu baik.Yang baik dan cantik belum tentu bisa dilamar karena syarat ini dan itu.

Minta tolong kepada saudara, teman, rekan Anda untuk mencarikan wanita yang kira-kira sesuai dengan kriteria-kriteria tadi.Jika sudah ketemu maka istikharah dan melamar. Bilang sejujurnya kepada wali wanita bahwa Anda pemuda pas-pasan, hanya mampu membayar mahar sederhana, tidak mampu menyewa ini dan itu dan mengadakan acara ini dan itu, bilang bahwa Anda ingin acara pernikahan dan resepsi yang sesuai syariat.

Mudah-mudahan dengan niat baik, ketakwaan dan memulai keluarga sesuai syariat rumah tangga Anda akan diberkahi dan Allah beri kecukupan setelahnya.

Allah Azza wa Jalla berfirman,

وَأَنْكِحُوا الْأَيَامَى مِنْكُمْ وَالصَّالِحِينَ مِنْ عِبَادِكُمْ وَإِمَائِكُمْ إِنْ يَكُونُوا فُقَرَاءَ يُغْنِهِمُ اللَّهُ مِنْ فَضْلِهِ وَاللَّهُ وَاسِعٌ عَلِيمٌ

“Dan nikahkanlah orang-orang yang masih membujang diantara kalian dan orang-orang yang layak menikah dari sahaya-sahaya kalian, laki-laki dan perempuan. Jika mereka miskin, maka Allah akan beri kecukupan kepada mereka dengan karunia-Nya. Dan Allah Mahaluas pemberian-Nya dan Maha Mengetahui.” (QS. An-Nur : 32)