Tips Menyenangkan Suami Sepulang Kerja

Tips Menyenangkan Suami Sepulang Kerja

511
0
BERBAGI

Seharian penuh seorang suami bekerja membanting tulang, bergelut dengan asap kendaraan, berdesak-desakan dalam metro mini maupun kereta listrik.

Berpeluh keringat, menguras tenaga dan pikiran demi menekuni profesinya.

Kadang sebagian profesi seorang suami malah menuntut resiko yang tinggi, dan safety yang tidak memadai, sehingga acapkali nyawa menjadi taruhan.

Yang demikian mereka lakukan hanya agar piring di rumah tetap terisi, botol susu anaknya tetap penuh, dan biaya spp anaknya tidak menunggak.

Itulah salah satu potret pengorbanan suami dalam bekerja mencari nafkah.

Dalam keadaan demikian, tentulah sepulang kerja seorang suami ingin sekali melepas kepenatannya, sekaligus menghilangkan rasa lelahnya seharian.

Dari sinilah kepiawaian seorang istri benar-benar diuji, bagaimana ia melayani suaminya dengan baik, hingga suaminya benar-benar merasa senang dan nyaman.

Berikut tips-tips yang insya ALLAH akan membantu seorang istri dalam menyenangkan suaminya selepas kerja :

1. Sambut kepulangan dengan senyuman

Senyuman memiliki energi yang luar biasa dalam memberikan rasa tenteram dan nyaman di dalam hati suami, dan ia akan terus berkesan sepanjang masa.

Dari Jarir bin Abdillah رضي الله عنه berkata, “Rasulullah صلى الله عليه وسلم tidak pernah menghalangiku (untuk bertemu beliau) sejak aku masuk Islam, dan tidaklah beliau melihatku kecuali pasti tersenyum.” (HR. al-Bukhari dan Muslim)

Senyuman Nabi صلى الله عليه وسلم saat menyambut Jarir benar-benar membuat dirinya terkesan, hingga kita pun bisa ikut merasakan pula, bagaimana bahagianya seorang saat ia datang ke suatu tempat, kemudian disambut dengan senyum keramah tamahan penghuninya.

2. Maniskan dengan secangkir teh hangat, susu ataupun kopi.

Seduhan air hangat dengan teh, susu, ataupun kopi -tergantung selera suami- sangat membantu sekali untuk memulihkan kebugaran.

3. Obrolan pemecah suasana.

Pecahkan suasana dengan obrolan-obrolan ringan seputar kejadian-kejadian menarik dalam keluarga, prestasi anak hari ini, ataupun obrolan ringan yang mubah lainnya.

Jangan memancing obrolan yang sekiranya bisa membuat suami jengkel atau semakin penat, seperti pertanyaan dapat penghasilan berapa hari ini, obrolan tentang pekerjaan seharian, ataupun keluh kesah istri. Karena bukan momen yang tepat untuk diutarakan.

4. Siapkan handuk dan air.

Jika suami terbiasa mandi sepulang kerja, maka seorang istri harus peka dengan mempersiapkan keperluan mandi sebelumnya. Jika perlu air hangat untuk mandi maka jangan segan-segan untuk memasak air sebelumnya.

5. Syukuri karunia ALLAH.

Berapa pun rezeki yang diberikan oleh ALLAH pada hari ini kepada suami Anda, maka syukurilah. Jangan banyak menggerutu dan mengeluh karena kekurangan dan apa-apa mahal.

Syukurilah, mudah-mudahan dengan banyak bersyukur ALLAH akan menambahi keberkahan pada rezeki Anda.

ALLAH تبارك وتعالى berfirman,

وَإِذْ تَأَذَّنَ رَبُّكُمْ لَئِنْ شَكَرْتُمْ لَأَزِيدَنَّكُمْ ۖ وَلَئِنْ كَفَرْتُمْ إِنَّ عَذَابِي لَشَدِيدٌ

“Dan (ingatlah juga), tatkala Rabbmu memaklumkan; “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih.” (QS. Ibrahim : 7)