WANITA BAIK UNTUK LAKI- LAKI YANG BAIK ?

WANITA BAIK UNTUK LAKI- LAKI YANG BAIK ?

2139
0
BERBAGI

Bukankah Allah berfirman, bahwa wanita yang baik-baik untuk laki-laki yang baik dan wanita yang buruk untuk laki-laki buruk? Lalu kenapa ada wanita yang solehah suaminya tidak?

Allah berfirman,

الْخَبِيثَاتُ لِلْخَبِيثِينَ وَالْخَبِيثُونَ لِلْخَبِيثَاتِ وَالطَّيِّبَاتُ لِلطَّيِّبِينَ وَالطَّيِّبُونَ لِلطَّيِّبَاتِ

“wanita-wanita keji untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki keji untuk wanita-wanita yang keji. Sementara wanita-wanita yang baik untuk laki-laki yang baik, dan laki-laki yang baik untuk wanita-wanita yang baik” (an-Nur ; 26)

Ikhwan dan ahwat fillah,

Kita semua pasti ingin pasangan hidup kita soleh dan solehah, itu wajar! Tapi keinginan tersebut harus diiringi tindakan nyata supaya Alah berikan kita jodoh yang soleh dan solehah.

Seperti apa caranya?

Ayat diatas dengan jelas mengatakan bahwa wanita yang baik itu untuk laki-laki yang baik dan sebaliknya wanita yang keji untuk laki-laki yang keji. Jadi, perbaiki diri kita, jadikan diri ini soleh dan solehah mudah-mudahan Allah jadikan pasangan kita soleh dan solehah.

imam Ibnu Katsir dalam tafsirnya mengatakan, ‘tidaklah Allah jadikan Aisyah sebagai istri Rasulullah melainkan karena Aisyah adalah wanita yang baik. Juga karena Rasulullah manusia yang paling baik. Seandainya Aisyah buruk, maka tidak cocok dengan Nabi, baik menurut syariat dan juga takdir’ (tafsir Ibnu Katsir, lihat tafsir ayat 26 surat an-Nur)

bagaimana bila wanita sudah merasa dirinya solehah, tapi Allah jodohkan dengan laki-laki yang tidak soleh. Atau laki-laki soleh tapi pasangannya tidak solehah?

Ketahuilah wahai kaum muslimin bahwa Allah telah melarang kita merekomendasikan diri sendiri, dilarang menganggap diri kita suci, menganggap diri soleh dan solehah. Masalah ini hanya Allah saja yang berhak dan Mahatahu mana diantara hambaNya yang betaqwa padaNya.

Cobalah teliti firman Allah,

فَلَا تُزَكُّوا أَنْفُسَكُمْ هُوَ أَعْلَمُ بِمَنِ اتَّقَى

“janganlah kalian mengatakan diri kalian suci, Dialah yang paling mengetahui siapa yang bertakwa” (an-Najm; 32)

Bisa jadi memang ada wanita solehah tapi suaminya pelaku maksiat, atau suami soleh tapi istrinya pelaku maksiat. Ini merupakan suatu ujian dari Allah pada setiap hambaNya yang mengaku beriman padaNya,

أَحَسِبَ النَّاسُ أَنْ يُتْرَكُوا أَنْ يَقُولُوا آمَنَّا وَهُمْ لَا يُفْتَنُونَ

“apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan saja mengatakan; ‘kami telah beriman’ sedang mereka tidak diuji?” (al-Ankabut, 2)

Pasti Allah akan menguji semua hambaNya yang beriman sesuai kadar keimanannya. Sebagaimana Allah juga telah menguji para Nabi, Rasul, dan orang soleh dimana Allah uji mereka sesuai kadar keimanan.

Allah menceritakan bagaiman Allah menguji para Nabi dan orang-orang soleh yang pasangannya tidak soleh dan solehah,

ضَرَبَ اللَّهُ مَثَلًا لِلَّذِينَ كَفَرُوا امْرَأَتَ نُوحٍ وَامْرَأَتَ لُوطٍ كَانَتَا تَحْتَ عَبْدَيْنِ مِنْ عِبَادِنَا صَالِحَيْنِ فَخَانَتَاهُمَا فَلَمْ يُغْنِيَا عَنْهُمَا مِنَ اللَّهِ شَيْئًا وَقِيلَ ادْخُلَا النَّارَ مَعَ الدَّاخِلِينَ.

وَضَرَبَ اللَّهُ مَثَلًا لِلَّذِينَ آمَنُوا امْرَأَتَ فِرْعَوْنَ إِذْ قَالَتْ رَبِّ ابْنِ لِي عِنْدَكَ بَيْتًا فِي الْجَنَّةِ وَنَجِّنِي مِنْ فِرْعَوْنَ وَعَمَلِهِ وَنَجِّنِي مِنَ الْقَوْمِ الظَّالِمِينَ

“Allah membuat perumpamaan bagi orang-orang kafir, dengan istri Nuh dan istri Luth. Keduanya dibawah pengawasan dua orang hamba yang soleh diantara hamba-hamba kami. Lalu kedua istri itu berkhianat pada kedua suaminya. Kedian diperintahkan pada kedua wanita itu, ‘masuklah kamu berdua ke neraka bersama para penghuni neraka”.

“dan Allah membuat perumpamaan bagi orang beriman, istri Fir’aun saat dia berdoa, ‘Ya tuhanku, bangunkanlah untukku sebuah rumah disisiMu disurga, selamatkanlah aku dari Fir’aun dan perbuatannya, selamatkanlah aku dari kaum yang dzolim” (at-Tahrim ayat; 10-11)

Kedua istri Nabi yang soleh khianat dan tidak mau beriman kepada Nabi Allah, tidak beriman dengan risalah yang dibawa kedua nabiNya, dengan itu keduanya dimasukkan ke Neraka.

Siapa yang menyangsikan kesolehan Nabi Luth dan Nabi Nuh!! Keduanya merupakan orang pilihan Allah, yang diutus kepada kaumnya yang rusak. Tapi subhanallah, kedua istrinya tidak solehah.

Sebaliknya Firaun, orang yang paling kafir bahkan menganggap dirinya tuhan, ternyata istrinya solehah. Istrinya solehah dan suaminya kafir, tentunya ini semua ada hikmahnya.

Tidak semua orang yang soleh Allah berikan pasangan yang solehah dan begitu juga sebaliknya, tidak semua wanita solehah Allah berikan suami yang soleh. Tidak lain ini adalah bentuk ujian dari Allah kepada setiap hambaNya yang beriman, sebagai ladang amal baginya dengan berdakwah pada keluarga terdekat. Suami, istri, anak, orang tua, tetangga yang wajib untuk kita ajak pada jalan yang benar. Seandainya melalui perantara kita orang lain Allah berikan hidayah, kita akan dapat pahalanya juga.

Rasulullah mengatakan,

مَنْ دَلَّ عَلَى خَيْرٍ، فَلَهُ أَجْرُ فَاعِلِهِ. رواه مسلم.

“Siapa saja yang menunjukkan kebaikan, baginya pahala seperti pelaku (kebaikan tersebut)” (HR Muslim)

Juga sebagai ujian kesabaran dari Allah, dengan ujian tersebut Allah ingin tahu sejauh mana kesabarannya. Apakah dia putusa asa dari rahmat Allah! Atau sebaliknya, justru mendekatkannya kedapa Allah. Dengan itu dia mendapatkan pahala yang besar.

Para suami dan istri…..,

kalau pasangan anda tidak soleh dan tidak solehah sementara kita sudah berusaha memperbaiki diri. Bersabarlah, berusahalah merubahnya, disitulah letak pahala yang besar dariNya dan jangan putus asa, Ini adalah cobaan.

Atau bisa jadi, kita menganggap diri sudah benar, soleh dan solehah. Mari berkaca, introspeksi diri kita, kemudianmulai perbaiki kekurangan setelah itu berusahalah.

By, abu Usman khatimin